Kamis, 14 Desember 2023

Senyum Yang Tersembunyi

    
        Ini adalah sebuah kisah yang menceritakan kehidupan dan lika-liku yang dialami oleh seorang introvert. Semua orang pasti tahu apa itu introvert, ya tidak jauh dari kata sifat pemalu, pendiam, penyendiri, dan bahkan pemurung. Tapi, tidak semua orang tahu jika introvert itu dampak dari banyak hal yang dia dapartkan dari sekitar terhadapnya. Contohnya adalah Aku. 
            Sebagai orang yang introvert jujur saja aku merasakan kehidupan yang kelam dibalik senyum tipis yang tersembunyikan. Kerap kali aku merasakan ketakutan untuk mengemukakan sesuatu. Di depan umum menngatakan satu kata saja seperti perang dingin dalam tubuhku. Gemetar tanganku dan bibirku mengucap seakan mereka adalah orang yang akan menghakimimu habis-habisan. Jadi, sering kali mereka menyembunyikan niatnya untuk berkata dan berpaling  untuk memikirkan hal itu lagi. 
            Seorang Introvert juga sering mengalami kesepian. Hal ini terjadi karena dia tidak punya banyak teman karena dia tidak suka bergaul dan bersosialisasi. Yap, mereka juga terkadang bisa disebut Anti Sosial. Mereka menganggap bahwa apa yang kadang diucapkan orang lain adalah sebuah hal yang ia tidak suka, atau terlalu ramai, berisik dan mengganggu. Kemudian, terlebih lagi jika orang di sekelilingnya tidak pernah mengganggapnya ada dan selalu meremehkannya. Kenapa mereka meremehkannya karena dia bertindak bodoh dan pendiam. 
            Perlu diketahui bahwa, seorang introvert itu tidak bodoh sama sekali. Bahkan sebaliknya, Seorang introvert lebih suka membaca buku dan lebih sering berfikir, maka dari itu dia menggunakan sebagian besar otak nya daripada yang lain. Introvert juga tidak rendah seperti pada umumnya selalu direndahkan mereka justru memiliki bakat yang terpendam tanpa banyak orang sadari.
            Pergaulan seorang Introvert begitu sempit. Dia hanya akan memilih orang yang benar-benar dekat dengannya. Dia susah jika berbaur dengan banyak orang asing yang tidak dikenal nya.pikirannya kacau di keramaian dan ia tidak betah berlama-lama di tempat tersebut.
            Tapi, perlu dimengerti bahwa seorang introvert itu sangat butuh teman walopun dia suka menyendiri. Dia butuh kesempatan untuk berbicara walaupun terbata-bata. Dia butuh ruang untuk mengekspresikan apa yang dia suka. Dia butuh apresiasi layaknya orang lain atas apa yang telah dilakukannya. 
            Melihat sekian sikap yang dirasakan seorang introvert, sebenarnya penyebab utama dia menjadi seperti itu ada. Bukan dia lahir untuk menjadi introvert. Keluarga dan Lingkungan sekitar adalah penyebab pertama dari usia dini mereka merasakan hal-hal yang menyedihkan. Seperti tuntutan dalam keluarga, kekerasan, cemoohan dari saudara-saudaranya, dan orang sekitarnya yang menjadikan dia merasa tidak aman berada di antara mereka, dia merasa kesedihan jika terus bersama mereka, dia sudah dikekang untuk tidak melakukan hal yang ia suka, ia juga tidak diberi ruang untuk mengutarakan pendapatnya. Ada pepatah yang mengatakan bahwa harta yang paling berharga adalah keluarga dan satu-satunya rumah kembali untuk pulang adalah keluarga. Bagaimana dia bisa merasakan kehangatan di keluarganya sedang ia tak merasa bahagia dalam keluarganya sendiri.
            Untuk para pejuang Introvert, percayalah bahwa kalian itu bisa dan hebat. Kalian akan bersinar paling terang dan mengubah dunia kalian jika kalian mau berusaha dan tetap berjuang. Soal siapa yang kerjam atau tidak memiliki hati semoga mereka akan terkagum-kagum dengan apa yang kita capai suatu saat nanti. 
                Terimakash untuk orang-orang yang menyakitiku, semoga kalian tetap berbahagia dan tidak menderita seperti aku. 


Ayumaliya